KAMPUS KARIER

Akhirussanah TKIT Al Farabi, Harapan Hadirnya SDIT

  • Administrator
  • Minggu, 28 Juni 2026
  • menit membaca
  • 18x baca
Akhirussanah TKIT Al Farabi, Harapan Hadirnya SDIT

Akhirussanah TKIT Al Farabi, Harapan Hadirnya SDIT

BANTUL, jogja-ngangkring.com — Momen Akhirussanah TKIT Al Farabi Kasihan Bantul tahun ini tidak hanya menjadi prosesi pelepasan peserta didik menuju jenjang pendidikan berikutnya. Di balik suasana haru dan penuh syukur, kembali mengemuka harapan dari para orang tua agar Yayasan Al Farabi Mulia segera mewujudkan pendirian Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Farabi sebagai kelanjutan pendidikan bagi para lulusan.

Harapan tersebut disampaikan oleh perwakilan orang tua siswa, Dr. Hasan Djidu, dalam acara Akhirussanah yang digelar di UMY Student Dormitory, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Sabtu (20/6). Kegiatan itu diikuti prosesi pelepasan 78 siswa dan dihadiri para orang tua, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Bantul, tokoh masyarakat, pengelola TKIT Al Farabi, serta jajaran Yayasan Al Farabi Mulia yang menaungi Kelompok Bermain (KB), Penitipan Anak (PA), dan TKIT Al Farabi.

Menurut Hasan, keberadaan SDIT Al Farabi menjadi harapan besar para wali murid agar pendidikan berbasis nilai-nilai Islam yang telah ditanamkan sejak usia dini dapat berlanjut pada jenjang berikutnya dalam lingkungan yang memiliki visi pendidikan yang sama.

Aspirasi tersebut mendapat sambutan positif dari pendiri sekaligus Pembina Yayasan Al Farabi Mulia, Hary Sutrasno. Ia menjelaskan bahwa yayasan sebenarnya telah mengupayakan pendirian SDIT selama setahun terakhir. Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan karena belum menemukan lokasi yang memenuhi persyaratan regulasi sekaligus kondusif untuk penyelenggaraan pendidikan.

"Mohon doa dan dukungan semua pihak agar cita-cita mendirikan SDIT sebagai keberlanjutan membentuk pribadi Rabbani yang berkarakter Islami, cerdas, dan akhlaknya selalu terhubung dengan Allah SWT dapat terwujud dalam waktu yang tidak lama lagi. Saat ini kami masih mencari lokasi yang memenuhi ketentuan, termasuk jarak minimal satu kilometer dari SD terdekat sesuai Peraturan Bupati," ujar Hary.

Selain menjadi ajang pelepasan siswa, Akhirussanah juga menampilkan berbagai capaian pembelajaran peserta didik selama menempuh pendidikan di TKIT Al Farabi. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan penampilan hafalan surat-surat pendek, doa harian, serta hadis yang dibawakan para siswa.

Pada sesi ikrar, para siswa menyatakan komitmennya untuk taat kepada Allah SWT, menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan, menjaga salat sepanjang hayat, serta menghormati orang tua dan guru. Suasana semakin semarak dengan penampilan seni dari para siswa yang didukung guru dan komite sekolah, memperlihatkan proses pendidikan yang mengedepankan kreativitas, kelembutan, dan kasih sayang.

Kepala TKIT Al Farabi, Siti Lestari, S.Pd.AUD, menyampaikan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal memasuki fase pendidikan yang lebih luas.

"Hari ini adalah momen yang sangat istimewa bagi anak-anak dalam perjalanan mereka belajar, bermain, dan bertumbuh bersama di TKIT Al Farabi. Dengan penuh rasa syukur, bangga, dan kasih sayang kami mengantarkan mereka menuju tahap pendidikan berikutnya. Terbanglah setinggi mungkin dengan bekal iman, ilmu, dan akhlak mulia. Jadilah generasi yang kelak memberi manfaat bagi agama, bangsa, dan keluarga," tuturnya.

Senada dengan itu, Ketua Yayasan Al Farabi Mulia, Misbakhul Anwar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TKIT Al Farabi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara keluarga dan sekolah dalam membentuk karakter anak di tengah perubahan zaman yang semakin dinamis.

Menurutnya, fondasi agama yang kuat akan menjadi bekal utama bagi anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada TKIT Al Farabi. Kami berharap bekal iman, akhlak, dan karakter yang telah ditanamkan menjadi pondasi kuat bagi anak-anak untuk menghadapi perkembangan zaman. Semoga harapan para orang tua agar lahir alumni-alumni yang kelak menjadi pemimpin bangsa dan ulama dapat terwujud," katanya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan perwakilan Komite TKIT Al Farabi, Marita Syafitri. Ia mengaku merasakan perubahan yang signifikan pada perkembangan anak-anak sejak pertama kali bergabung di TKIT Al Farabi hingga menyelesaikan pendidikan.

Menurutnya, bukan hanya kemampuan akademik yang berkembang, tetapi juga akhlak, kedisiplinan, kemampuan beribadah, kerja sama, serta keberanian menampilkan potensi diri.

"Saat pertama masuk, anak-anak kami belum memahami ibadah dengan baik, belum memiliki adab yang kuat, dan belum tampak bakat maupun kemampuan mereka. Hari ini kami menyaksikan perubahan yang luar biasa. Terima kasih kepada seluruh guru dan keluarga besar TKIT Al Farabi atas dedikasi dan kasih sayangnya dalam mendidik anak-anak kami," ungkap Marita.

Melalui momentum Akhirussanah ini, harapan untuk menghadirkan SDIT Al Farabi kembali menguat. Bagi para orang tua, kehadiran sekolah lanjutan tersebut bukan sekadar penambahan jenjang pendidikan, melainkan ikhtiar menjaga kesinambungan pembentukan karakter Islami yang telah ditanamkan sejak usia dini. Sementara bagi Yayasan Al Farabi Mulia, aspirasi tersebut menjadi penyemangat untuk terus mewujudkan cita-cita menghadirkan lembaga pendidikan yang mampu melahirkan generasi Rabbani, berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Tor)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar