KAMPUS KARIER

Panggung Ceria LPIT Al Farabi Berlangsung Meriah

  • Administrator
  • Senin, 15 Juni 2026
  • menit membaca
  • 25x baca
Panggung Ceria LPIT Al Farabi Berlangsung Meriah

PANGGUNG CERIA LPIT AL FARABI BERLANGSUNG MERIAH

BANTUL, jogja-ngangkring.com - Penampilan panggung anak-anak dengan iringan musik yang kadang menghentak kadang lembut telah menciptakan suasana ceria dan bersemangat khas anak-anak. Sabtu pagi (13/6) seratusan siswa Lembaga Pendidikan Islam Terpadu (LPIT) Al Farabi Kasihan Bantul, sedang unjuk kebolehan kemampuan motorik dan sensorik mereka di hadapan orang tua dan hadirin. Dalam kegiatan bertajuk Panggung Ceria Anak Hebat itu, setiap anak tampil secara bergiliran dan berkelompok disaksikan Pejabat Dinas Pendidikan Bantul, Pimpinan Yayasan Al Farabi Mulia, tokoh masyarakat dan orang tua siswa.

Kegiatan yang terasa menghibur dan membanggakan setiap orang tua itu berlangsung di Balai Desa Tamantirto Kasihan Bantul. 

“Pentas seni bertajuk Panggung Ceria Anak Hebat ini merupakan bagian dari kegiatan intrakurikuler dan diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini dapat dipandang sebagai uji publik setelah mereka kami dampingi dalam pengembangan potensi diri dan mengikuti latihan. Kami menumbuhkembangkan potensi motorik dan sensorik mereka sehingga dapat berkembang optimal. Melalui pentas seni ini anak-anak menjadi lebih percaya diri, lebih mandiri dan lebih berani dan berkembang kemampuan kerjasama mereka. Dalam kegiatan ini, anak-anak juga dikembangkan bakat dan minatnya, bersosialisasi serta diharapkan akan mempererat hubungan sekolah, anak dan orang tua”, demikian ucap Kepala TKIT Al Farabi, Siti Lestari, SPd,AUD.

Pada pentas itu, para penonton yang sebagian besar adalah orang tua anak, semua nampak antusias dan bangga dengan penampilan putera-puteri mereka. Secara bergiliran siswa dari kelompok penitipan anak (TPA), kelompok bermain (KB), dan Taman Kanak-kanak Islam terpadu (TKIT) Al Farabi tampak sangat mantab membawakan aksi dan peran mereka masing-masing.

Setiap kelompok menampilkan judul pementasan yang berkarakter cinta Allah, cinta sesama manusia dan makhluk ciptaan Allah dan cinta alam semesta- lingkungan dalam kegembiraan khas anak-anak. Judul setiap kelompok penampil merupakan hasil dari kolaborasi guru, orang tua dan perwakilan komite sekolah. Tampil misalnya fragmen Bintang kecil, Angkat Tanganmu, Caca Marica, Pelangi dibalik Terumbu Karang, Semangat di Ladang Jagung, Menjaga Ciptaan Allah, Kupu-kupu Datang dan Indahnya Pemandangan Alam. Mengusul kemudian fragmen Lingkungan Bersih Hatiku Ceria, Cintai dan Lestarikan Alamku, Lautku Bersih serta  Petualangan Cilik.

Masih dalam rangkaian kegiatan pentas di hari itu, LPIT Al Farabi juga menginisiasi pengembangan kewirausahaan dengan membuka tenan-tenan usaha rumahan dan umum. Tenan-tenan itu diisi hasil produk  rumahan orang tua siswa dan umum. Terhampar di halaman balai desa Tamantirto 12 tenan milik orang tua siswa dan umum. Ada pula 6 tenan dari pihak sponsor kegiatan. Barang-barang dipasarkan meliputi makanan dan minuman sehat, makanan khas untuk oleh-oleh, konveksi, produk jasa umum dan perbankan serta produk lainnya. Setiap tenan tampak ramai  dikunjungi undangan dan masyarakat umum dan relatif sukses memasarkan produk mereka. 

Pada sambutan penutupan kegiatan, pendiri dan pembina Yayasan Al Farabi mulia yang menaungi LPIT Al Farabi, Hary Sutrasno berpesan kepada pengelola LPIT Al Farabi dan segenap orang tua.  Disampaikannya bahwa kegiatan intrakulikuler kesenian harus meliputi pula pendidikan hati.
"Pendidikan kesenian tidak cukup sekedar melatih fisik anak agar trampil menari, menyanyi atau lainnya. Yang lebih penting sambil melatih keterampilan mereka juga disertai upaya sungguh-sungguh untuk menumbuhkembangkan perasaan halus, luhur dan indah dihati mereka. Dari pendidikan hati ini diharapkan kelak anak-anak kita akan menjadi insan yg menjunjung tinggi keluhuran, kehalusan dan keindahan dalam kehidupan, termasuk apabila mereka diamanahi menjadi pemimpin. Juga agar diperhatikan betul pembangunan karakter, agar anak-anak kita memiliki jiwa jujur, berintegritas dan disiplin". Demikian pungkas Hary Sutrasno. (Tor)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar