TERAS

Keceriaan Manasik Haji TKIT Al Farabi Bantul

  • Administrator
  • Minggu, 24 Mei 2026
  • menit membaca
  • 14x baca
Keceriaan Manasik Haji TKIT Al Farabi Bantul

Keceriaan Manasik Haji TKIT Al Farabi Bantul

Bantul, jogja-ngangkring.com - Ratusan anak dengan balutan kain ihram putih tampak berbaris rapi di halaman Kalurahan Tamantirto, Kasihan, Bantul, Sabtu (23/5). Wajah-wajah polos penuh antusias itu mengikuti setiap arahan pendamping menasik sambil sesekali tersenyum ceria. Suasana hangat dan religius terasa dalam kegiatan menasik haji kecil yang digelar TKIT Al Farabi Kasihan Bantul bersama 235 siswanya.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Pendiri Yayasan Al Farabi Mulia, Hary Sutrasno, bersama Pengawas Pendidikan Siti Nurhayati. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh A. Zikri Mubarak dan Faizan JA. Para orang tua siswa juga tampak memenuhi lokasi kegiatan untuk menyaksikan anak-anak mereka mengikuti rangkaian prosesi ibadah haji sederhana dengan tertib dan penuh semangat.

Kepala TKIT Al Farabi, Siti Lestari, S.Pd.AUD menjelaskan bahwa kegiatan menasik haji kecil menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran karakter islami bagi anak usia dini. Melalui simulasi ibadah haji yang dikemas menyenangkan, anak-anak diperkenalkan pada rukun Islam kelima sekaligus diajak memahami nilai keimanan, kedisiplinan, kebersamaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.

“Anak-anak belajar melalui pengalaman langsung. Mereka dikenalkan tata cara ibadah haji dengan pendekatan sederhana namun tetap bermakna. Harapannya, sejak dini tertanam rasa cinta kepada Allah dan Baitullah serta tumbuh menjadi generasi sholeh dan sholehah,” terang Siti Lestari.

Program menasik haji kecil sendiri telah menjadi agenda rutin TKIT Al Farabi sejak tahun 2005. Kegiatan intrakurikuler tersebut mendapat apresiasi dari Pengawas Pendidikan, Siti Nurhayati. Ia menilai proses pembelajaran di TKIT Al Farabi tidak hanya tertata dengan baik, tetapi juga kuat dalam pembentukan akhlak dan karakter anak.

“Saya melihat pembelajaran di TKIT Al Farabi sangat mendukung terwujudnya generasi rabbani. Guru-gurunya memberi teladan yang baik dan pengelolaannya rapi. Semoga anak-anak ini suatu saat benar-benar mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, anak-anak didampingi empat karom dari KUA Sewon dan Bantul yang dipimpin Syahroni Jamil. Dengan sabar para pendamping membimbing peserta menjalani seluruh tahapan menasik, mulai dari niat, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, melempar jumrah, thawaf mengelilingi Ka’bah hingga tahalul dan doa penutup.

Salah satu guru TKIT Al Farabi, Rusniyati, menyebut kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pendidik dalam menanamkan nilai-nilai spiritual kepada anak-anak. Tahun ini, menasik diikuti 48 anak kelompok bermain serta 187 siswa TK A dan TK B.

“Kami ingin anak-anak mengenal ibadah haji sejak dini dengan suasana yang menyenangkan. Dari kegiatan ini mereka belajar tentang iman, disiplin, dan kebersamaan. Bagi kami, ini juga menjadi ruang untuk mencurahkan kasih sayang dan pendampingan terbaik kepada anak-anak,” katanya.

TKIT Al Farabi sendiri mulai membuka layanan pendidikan pada tahun 2000 di atas tanah wakaf milik H. Sholeh asal Blabak, Magelang. Dari lahan awal seluas sekitar 330 meter persegi, kini kompleks sekolah berkembang menjadi lebih dari 2.500 meter persegi dengan berbagai fasilitas pembelajaran dan sarana bermain.

Menutup kegiatan, Hary Sutrasno menegaskan komitmen lembaganya untuk terus menjaga kualitas pendidikan dan membangun generasi rabbani. Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan para orang tua dan masyarakat yang selama ini ikut membersamai perkembangan TKIT Al Farabi.

“Kepercayaan masyarakat menjadi amanah besar bagi kami. Dukungan orang tua luar biasa dan akan terus kami rawat demi menghadirkan pendidikan islami yang berkualitas bagi anak-anak,” pungkasnya. (Yun)

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar